Kamis, 26 Juli 2012

Mempertahankan Indentitas dengan membangun Tugu-tugu Hidup

Diawali dengan keberangkatan dengan Xenia all new, menuju Balige Kab.Tobasa. Menempuh perjalanan selama hampir 4 jam dengan lelahnya sampai di Monumen Opung D.I Panjaitan.Melihat orang-orang telah ramai duduk melingkar disuatu tempat yang beratapkan tenda telah didekorasi sedemikan menarik, dan tergantung spanduk dengan tulisan Selamat datang diacara Pesta Syukuran Renovasi Tugu Raja Panjaitan.

Ternyata mereka sedang melaksanakan Geladi bersih sebelum besoknya hari Pesta Syukuran Tugu Raja Panjaitan tersebut. Dalam rapat tersebut mendiskusikan tentang tugu-tugu hidup. Dimana Tugu Raja Panjaitan ini diRenovasi dengan tujuan memunculkan fungsi tugu tesebut menjadi tugu-tugu hidup yang mana dengan maksud mendirikan Yayasan Pendidikan Panjaitan dan mendirikan Koperasi-koperasi unit Desa dengan latarbelakang Panjaitan. Tetapi dengan singkatnya waktu dan rasa lelah yang telah menghampiri tubuh masing-masing setiap panitian panjaitan makan rapat tersebut dipending dan belum mendapat tujuan pasti kemudian menyatakan bahwa Upacara Syukuran Renovasi Tugu Panjaitan diselenggarakan pada pukul 07.30 esok hari di Tugu Raja Panjaitan yang telah direnovasi. Dan satu persatu orang-orang bubar dari Lokasi monumen DI panjaitan tersebut dan beristirahat ketempat penginapan masing-masing.

Esok harinya tepatnya pukul 07.17 tanggal 25 Juli hari dimana Acara syukuran ini diselenggarakan tepatnya St Raja Timbul Hasoge Panjaitan yang beragenda nantinya dalam acara ibadah, telah sampai di Tugu dan melihat telah banyak orang mengerumuni Tugu Panjaitan tersebut.Dan acara ini dihadiri oleh DR. Hinca Panjaitan selaku Penasehat PSSI.


Setelah melakukan acara ditugu Raja Panjaitan Dengan nama cara Patuat on tua ni Gondang. Para Panjaitan melakukan prosesi jalan menuju Monumen D.I Panjaitan yang merupakan Pahlawan Bangsa Indonesia. dan Setelah itu acara ibadah pun di mulai dilokasi Monumen tersebut dan di meriahkan oleh artis' ibukota. Pemberian ulos kepada setiap Panitia yang ada dan panjaitan, boru, bere/ibebere yang dihadiri RE Nainggolan yang merupakan boru nya Panjaitan.

Diharapkan tugu-tugu hidup yang menjadi tujuan utama Panjaitan ini akan tewujud tanpa ada curiga mencurigai diantara Panjaitan yang ada.

Rabu, 25 Juli 2012

Bibelvrouw HKBP

Terkuaknya kasus pelecehan seksual di sekolah Bibelvrouw HKBP dan Perjuangan keras para korban dalam mencari keadilan menjadi terang dan jelas, sehingga muncul harapan baru agar tidak ada lagi para Pendeta yang berperilaku amoral, menutup-nutupi kejadian ini, bahkan memutar balikkan fakta khususnya kepada Jemaat HKBP.

Buku ini berisikan bagaimana kisah pembongkaran kasus kejahatan seksual yang dilakukan oleh seorang Pendeta HKBP yang seharusnya menjadi panutan jemaat HKBP. yang bertempat di Sekolah Bibelvrouw HKBP di Laguboti, Kab.Tobasa Sumatera Utara Indonesia.

Buku ini bukan fitnah ... melainkan tulisan etnografi yang deskriptif tentang kehidupan 19 mahasiswa Sekolah Bibelvrouw dan seorang dosen yang melakukan kejahatan terhadap mereka. yang sekarang telah mendekap ditahanan.

TP.Jose Silitonga, SH MA.
Prof.Dr.Bungaran Antonius Simanjuntak

Senin, 23 Juli 2012

BPP HKBP Pematangsiantar harus mengerti kebutuhan konsumen

Seiring dengan perkembangan teknologi yang membutuhkan Sumber Daya Manusia tinggi, bagaimana kita harus membangun SDM yang berguna bagi Nusa dan Bangsa.......

BPP HKBP mulai membuat sekolah-sekolah unggulan untuk membangun SDM Jemaat HKBP secara terkhusus, rakyak Indonesia secara khususnya. BPP HKBP yang singkatan dari BADAN PENYELENGGARA PENDIDIKAN HKBP. Dan di kota Pematangsiantar telah dibuka Kelas unggulan yang mana terletak di SD Latihan YP-HKBP Jln. Gereja No.32 Pematangsiantar Sumatera Utara Dengan Visi Misi yang indah.

Mendidik Dalam Pelayanan
Melayani Dalam Pendidikan

 Tetapi dengan pengalaman saya yang datang ke Sekolah tersebut dan berbincang-bincang dengan orang tua siswa, muncul sebuah opini Kelas Unggulan tersebut adalah Sekolah yang diselenggarakan Luhut Panjaitan, bekerja sama dengan HKBP, itu hal yang sangat menarik. Mengapa Orangtua mendaftarkan siswanya tanpa mengetahui pasti itu sekolah diselenggarakan oleh siapa.....

Pertanyaan itu muncul dikarenakan salah satu orang tua siswa mengetahui bahwa SD Latihan YP-HKBP khususnya Kepala Sekolah tidak sepaham dengan Kelas Unggulan... dan juga orangtua siswa mendaftarkan anak-anaknya ke Kelas Unggulan dengan Harapan Tamat dari SD Kelas Unggulan tersebut HKBP juga menyediakan Kelas Unggulan di SMA. Jangan hanya SD aja bisa ada kelas unggulan yang berstandart Internasional.

Mengingat Sekolah-sekolah HKBP yang ada di Pematangsiantar ini termasuk sekolah yang belim mendapat kestandartan Internasional. Diharapakan dapat bersaing nantinya

Minggu, 22 Juli 2012

MAKNA DAN FUNGSI PENDIRIAN TUGU LELUHUR PADA MASYARAKAT BATAK TOBA DI KECAMATAN BALIGE KABUPATEN TOBA SAMOSIR (STUDI KASUS TUGU MARGA PANJAITAN)


UNIMED » Master Theses » Antropologi Sosial - S2
Posted by admin at 21/05/2012 10:02:18  •  27 Views



MEANING AND FUNCTION OF ESTABLISHMENT OF COMMUNITY BATAK monument ANCESTORS IN SUB Balige DISTRICT TOBA SAMOSIR (Case Study Tugu Panjaitan Marga)

Created by :
Panjaitan, Rohrita ( NIM. : 082188530018 )



SubjectCOMMUNITY
BATAK (INDONESIAN PEOPLE)
Alt. Subject Komunitas
Batak
KeywordTugu Marga
Batak Toba
Balige
Leluhur
Budaya

[ Description ]
Penelitian ini mengungkapkan bagaimana hubungan pendirian tugu dengan sistem kepercayaan tradisional orang Batak Toba yang masih percaya akan eksistenssi roh nenek moyang mereka. Aktualisasi kepercayaan itu terwujud dalam pembangunan tugu leluhur yang dianggap merupakan perwujudan penghormatan dari keturunan marga yang mendirikannya. Untuk mengungkapkan data tersebut, maka dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kulaitatif. Data di lapangan diperoleh melalui teknik observasi partisipasi, wawancara, dan studi literatur. Tujuan penelitian ini ingin mengungkapkan latar belakang pendirian tugu pada kelompok-kelompok marga di Kecamatan Balige Kabupaten Toba Samosir yang merepresentasikan fungsi dan makna pendirian tugu marga-marga yang ada di Kecamatan Balige Kabupaten Toba Samosir selain itu menguraikan pengorganisasian dan pelaksanaan kasus pendirian tugu marga Panjaitan di Kecamatan Balige Kabupaten Toba Samosir dan menganalisa konsepsi pendirian tugu pada masyarakat Batak Toba. Dan penelitian ini diperoleh hasil bahwa kelompok etnik Batak Toba mendirikan tugu pada awalnya berdasarkan kosepsi kepercayaan tradisonal yang mempercayai adanya eksistensi roh leluhur mereka dalam kehidupan masyarakat. Pemujaan roh nenek moyang itu termanifestasikan dalam pembangunan tugu. Secara simbolis tugu tersebut mengekspresikan suatu pemujaan terhadap arwah nenek moyang yang muncul akan adanya pengharapan akan ditambahnya hasil¬hasil pertanian dalam kegiatan ekonomi mereka dan keberkahan para leleuhur dalam memperoleh keturunan dan juga ternak. Semua menurut mereka akan terwujud jika ada berkat dari para leluhur mereka. Tugu yang dibangun oleh setiap marga dari kelompok Batak Toba sebenamya menggambarkan bahwa dalam setiap pendirian tugu tersebut mereka berusaha mencari dirinya sendiri, identitasnva. dan dengan demikian juga berlaku untuk nenek moyangnya. Selain itu juga memiliki fungsi dan makna yang mencerminkan tingginya harapan orang Batak akan berkat yang hendak dilimpahkan oleh roh bapa leluhurnya.

Pandangan terhadap Upacara Adat Batak (Pesta Tugu Marga Panjaitan)

    Tugu Raja Panjaitan yang akan di selenggarakan pada tgl 25 Juli 2012 ini di Onan Raja Balige Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara, Indonesia. Semua marga panjaitan diharapkan akan menghadiri acara ini. Pesta tugu ini dilatarbelakangi dengan adanya renovasi terhadap Tugu Raja Panjaitan.

Apa tujuan Didirikan Tugu??

     Pembangunan tugu-tugu marga merupakan cara baru yang dilakukan oleh orang Batak didalam mengekpresikan keyakinan hasipelebeguon yang belum terkikis oleh gereja dari dalam hati orang batak. Hal itu menunjukkan bahwa roh-roh leluhur, tetap berupaya agar orang batak tetap melakukan penghormatan dan pemujaan kepadanya. Roh ini memberikan gagasan baru didalam gati orang-orang tertentu yang berpengaruh didalam masyarakat, untuk membuat sesuatu bentuk pemujaan baru kepadanya, yaitu dengan membangun tugu-tugu marga.(Silalahi James Henry 2000 Pandangan Injil Terhadap Upacara Adat Batak).
Apa itu memang sesungguhnya tujuan orang batak mendirikan Tugu marga-marga?
Tugu merupakan suatu hasil kebudayaan manusia yang mencerminkan karakter manusia itu sendiri. Bagaimana marga panjaitan berterimakasih kepada nenek moyangnya yang telah berjuang untuk membuat marga panjaitan seperti saat ini.

Tugu Marga Panjaitan ini juga sudah menjadi Tesis S2 Antropologi Universitas Negeri Medan Rohrita Panjaitan http://digilib.unimed.ac.id/UNIMED-Master-1042/1042

Begitu eksisnya Panjaitan pada saat ini bagaimana kita mewujudkan rasa terimakasih kita kepada nenek moyang kita Raja Panjaitan.

apa yang menjadi Latar belakang pendirian tugu pada kelompok-kelompok marga di Kecamatan Balige Kabupaten Toba Samosir yang merepresentasikan fungsi dan makna pendirian tugu marga-marga yang ada di Kecamatan Balige Kabupaten Toba Samosir selain itu menguraikan pengorganisasian dan pelaksanaan kasus pendirian tugu marga Panjaitan di Kecamatan Balige Kabupaten Toba Samosir dan menganalisa konsepsi pendirian tugu pada masyarakat Batak Toba.
Wikipedia
Panjaitan (ejaan lama: Pandjaitan) adalah salah satu marga Batak. Beberapa tokoh bermarga Panjaitan:

Sabtu, 15 Oktober 2011

Apakah ada batas umur berapa lama kita bisa hidup?

23:1-20 =
Sara mati dan dikuburkan
(1) Sara hidup seratus dua puluh tujuh tahun lamanya; itulah umur Sara.
Apakah ada batas umur berapa lama kita bisa hidup?




Pertanyaan: Apakah ada batas umur berapa lama kita bisa hidup?

Jawaban: Banyak orang memahami Kejadian 6:3 sebagai membatasi umur manusia sepanjang 120 tahun. “Berfirmanlah TUHAN: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja."” Namun demikian, Kejadian 11 mencatat beberapa orang yang hidup melampaui 120 tahun. Karena itu beberapa menafsirkan Kejadian 6:3 mengatakan bahwa, secara umum, orang tidak lagi akan hidup melampaui 120 tahun. Setelah banjir, Anda memperhatikan bahwa umur manusia menurun secara drastis (bandingkan Kejadian 5 dengan Kejadian 11) dan pada akhirnya menyusut sampai di bawah 120 (Kejadian 11:24). Sejak waktu itu sangat sedikit orang hidup melampaui 120 tahun. Jadi ada kemungkinan bahwa Kejadian 5:32 adalah prediksi Allah bahwa karena kejahatannya umat manusia tidak akan hidup selama ratusan tahun (sebagaimana dalam Kejadian pasal 5).

Namun demikian, penfasiran lainnya, yang kelihatannya lebih sesuai dengan konteks, adalah bahwa Kejadian 6:3 adalah catatan bahwa Allah menyatakan bahwa Banjir akan terjadi 120 tahun dari saat Dia menyatakannya. Berakhirnya hari-hari manusia adalah rujukan pada dihancurkannya umat manusia karena Banjir. Ada beberapa yang mempermasalahkan penafsiran ini karena dikatakan Allah memerintahkan Nuh untuk membangun bahtera ketika Nuh berumur 500 tahun dalam Kejadian 5:32 dan Nuh berumur 600 tahun ketika Banjir terjadi (Kejadian 7:6); hanya ada waktu 100 tahun, bukan 120 tahun. Namun demikian, kapan Allah menyatakan itu dalam Kejadian 6:3 tidak diberikan. Selanjutnya, Kejadian 5:32 bukanlah waktu Allah memerintahkan Nuh untuk membangun bahtera, namun adalah umur Nuh ketika dia menjadi ayah dari ketiga putranya. Adalah sangat mungkin bahwa Allah menentukan bahwa air bah akan terjadi dalam 120 tahun dan kemudian menunggu beberapa tahun sebelum memerintahkan Nuh untuk membangun bahtera. Apapun kasusnya, 100 tahun antara Kejadian 5:32 dan 7:6 sama sekali tidak bertolak belakang dengan 120 tahun yang disebutkan dalam Kejadian 6:3.

Beberapa ratus tahun setelah Air Bah, Musa mengatakan, “Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap” (Mazmur 90:10). Baik Kejadian 6:3 ataupun Mazmur 90:10 bukanlah merupakan batas umur umat manusia. Kejadian 6:3 adalah prediksi mengenai jangka waktu untuk Air Bah. Mazmur 90:10 sekedar menggambarkan bahwa secara umum orang hidup 70-80 tahun (yang masih berlaku sekarang ini).

Rabu, 20 Juli 2011

Proposal

Jakarta Ku Bebas Polusi
Tanam Sejuta Pohon dan Konser Hijau

Salinan ke : 1
Versi : 1.B
Tanggal : 21 Agustus 2010
Abstrak Proposal ini merepresentasikan penawaran [Nama_Perusahaan_Anda]
selaku Event Organizer (EO) dalam rangka pelaksanaan kegiatan
“Jakarta Ku Bebas Polusi”.
Dibuat oleh:
[Nama_Perusahaan_Anda]
Free Proposal Portal at http://chandil.wordpress.com
Hak Cipta © 2007 [Nama_Perusahaan_Anda]
Dokumen ini merupakan hak milik dan hak cipta dari [Nama_Perusahaan_
Anda]. Materi di dalam dokumen ini tidak diperkenankan untuk dibuka
sebagian ataupun keseluruhan tanpa persetujuan tertulis dari
[Nama_Perusahaan_Anda]. Tidak ada bagian dari proposal kegiatan “Jakarta
Ku Bebas Polusi” ini yang diperkenankan untuk digandakan dalam bentuk
apapun selain dari tujuan untuk mengevaluasi dokumen proposal
[Nama_Perusahaan_Anda], dan harus dapat dikembalikan berdasarkan
permintaan.
Dokumen ini disajikan untuk membantu [Nama_Client_Anda] dalam menilai
penawaran yang diajukan dan merupakan hal yang normal apabila
kebutuhan yang diajukan kemungkinan berubah mengikuti perubahan usaha
dan perubahan operasi. [Nama_Perusahaan_Anda] percaya bahwa proposal
yang diajukan ini dapat menjawab kebutuhan rangka pelaksanaan kegiatan
untuk mengkampanyekan isu pamanasan global di wilayah DKI Jakarta.
Jangka waktu kesahihan dari dokumen ini adalah satu (1) bulan sejak
tanggal penerimaan yang dibuat oleh [Nama_Perusahaan_Anda].
Free Proposal Portal at http://chandil.wordpress.com
1. LATAR BELAKANG _______________________
Suhu di dunia semakin lama semakin panas, hal ini disebabkan oleh
beberapa hal, yaitu tingkat polusi udara yang terus meningkat, dimana
penggunaan freon dan asap buangan kendaraan bermotor yang makin tinggi,
penebangan hutan yang tidak diikuti dengan reboisasi hutan atau
penanaman kembali hutan. Masalah ini didunia dikenal dengan “Global
Warming” atau “Pemanasan Global”. Pemanasan global menyebabkan
perubahan iklam di dunia yang cukup drastis, serta menyebabkan efek
rumah kaca. Untuk menyikapi isu global warming (pemanasan global) di
dunia international maka Indonesia yang merupakan salah satu paru-paru
dunia berusaha untuk menyikapi hal ini dengan cara turut serta perduli
terhadap isu Pemanasan Global ini. Jakarta sebagai ibu kota negara
Indonesia menjadikannya sebagai cerminan dari bangsa Indonesia dan
provinsi Jakarta sebagai tolak ukur bagi provinsi-provinsi lainnya.
2. TEMA ACARA _____________________________
Tema acara yang dipilih adalah “Jakarta Ku Bebas Polusi”, karena target
utama dari kegiatan ini adalah warga DKI Jakarta, sebagai warga dari ibu
kota negara Indonesia. Diharapkan dengan dipilihnya tema ini kegiatan
tersebut dapat membangkitkan semangat warga DKI Jakarta untuk
mendukung kepedulian akan isu pemanasan global dan dapat turut serta
secara aktif untuk mengurangi dampak dari pemanasan global ini dalam
prilaku keseharian mereka.
Free Proposal Portal at http://chandil.wordpress.com
3. PENYELENGGARA ACARA ________________
Penyelenggara kegiatan ini adalah Pemda DKI Jakarta & Dinas Kebersihan
yang sudah menjadi agenda mereka dalam mensosialisasikan isu dari
pemanasan global serta mendukung pengurangan polusi udara sebagai salah
satu cara mengurangi efek negatif dari pemanasan global. Pemda DKI
Jakarta bekerjasama dengan [Nama_Perusahaan_Anda] dalam melakukan
perencanaan, persiapan, sampai dengan pelaksanaan kegiatan.
4. JADWAL KEGIATAN ACARA ______________
Kegiatan ini diselenggarakan selama 2 hari, dimana hari pertama merupakan
kegiatan yang bersifat formal dan protokoler sedangkan dihari kedua
merupakan kegiatan yang bersifat sosial dan kemasyarakatan.
Hari Pertama
Tema : “Tanam Sejuta Pohon”
Hari/Tanggal : Sabtu, 22 Desember 2007
Jam : 07.00 WIB s/d 12.00 WIB
Tempat : Lapangan Monumen Nasional dan di setiap
Kantor kelurahan di DKI Jakarta
Hari Kedua
Tema : “Konser Hijau”
Hari/Tanggal : Minggu, 23 Desember 2007
Jam : 10.00 WIB s/d 17.00 WIB
Tempat : Lapangan Monumen Nasional
Free Proposal Portal at http://chandil.wordpress.com
5. KONSEP ACARA _______________________
Hari Pertama
Tema : “Tanam Sejuta Pohon”
1. Pembagian pohon kepada perwakilan masing-masing kelurahan DKI
Jakarta oleh Abang dan None DKI Jakarta.
2. Jalan dan Sepeda Santai, melewati jalan protokol DKI Jakarta yang di
ikuti oleh sebagian besar warga DKI Jakarta, komunitas Bike To Work
DKI Jakarta, Komunitas Pencinta Alam dan lain-lain.
3. Pemberian penghargaan “Kelurahan Terhijau di Ibu Kota.
Hari Kedua
Tema : “Konser Hijau”
4. Pembagian atribut Jakarta Bebas Polusi ke setiap warga yang
melintasi di Bundaran Hotel Indonesia, oleh seluruh panitia dan artis
ibu kota.
5. Live musik yang dibawakan oleh artis ibu kota.
6. RINCIAN KEGIATAN ACARA ______________
Hari Pertama
Tema : “Tanam Sejuta Pohon”
1. Pembagian pohon kepada perwakilan masing-masing kelurahan DKI
Jakarta.
a. Pohon yang dibagikan akan diantarkan ke masing-masing kantor
kelurahan, dan akan diterima oleh setiap lurah.
b. Setiap lurah akan menggerakan warganya untuk menanam
pohon tersebut disetiap area taman di daerahnya.
Free Proposal Portal at http://chandil.wordpress.com
2. Jalan dan Sepeda Santai, melewati jalan protokol DKI Yakarta,
a. Start : GOR Senayan yang mana bendera Start akan di angkat
oleh Gubernur DKI Jakarta
b. Jalan Thamrin
c. Jalan Jenderal Sudirman
d. Finish : Lapangan Monumen Nasional
3. Pemberian penghargaan “Kelurahan Terhijau” se-Ibu Kota.
a. Tim Juri akan melakukan pengecekan dan survey ke setiap
kelurahan untuk menilai keindahan dan penghijauan yang
sudah dilakukan di hari sebelumnya.
b. Tim juri akan mengumumkan pemenang atas penghargaan
“Kelurahan Terhijau di Ibu Kota”.
Hari Kedua
Tema : “Konser Hijau”
4. Pembagian atribut Jakarta Bebas Polusi ke setiap warga yang
melintasi di Bundaran Hotel Indonesia, oleh seluruh panitia dan artis
ibu kota.
5. Live musik yang dibawakan oleh artis ibu kota.
6. Penutupan Acara.
7. BENTUK KEGIATAN ACARA ______________
Promosi Acara:
1 Desember 2007 – 22 Desember 2007:
• Spot iklan di RCTI, SCTV, ANTV, GLOBAL TV, dan JAK TV.
• Pemasangan spot iklan di 9 Radio Swasta di DKI Jakarta
• Pembagian stiker.
• Iklan di beberapa media cetak Nasional dan media cetak Local.
• Pemasangan Spanduk di 100 titik di DKI Jakarta
Free Proposal Portal at http://chandil.wordpress.com
• Pembagian selebaran sebanyak 500.000 pcs
23 Desember 2007
• Jalan dan Sepeda Santai yang dimulai dari GOR Senayan dan berakhir
di Lapangan Monumen Nasional. Jalan dan Sepeda Santai ini dibuka
oleh Gubernur DKI Jakarta.
• Pembukaan acara “Tanam Sejuta Pohon” yang dilakukan oleh
Gubernur DKI Jakarta yang di lakukan di Lapangan Monumen Nasional
• Pencanangan program “Tanam Sejuta Pohon” di DKI Jakarta.
• Pemberian tugas kepada Abang None DKI Jakarta sebagai duta
“Hijau” DKI Jakarta, untuk menyerahkan bibit pohon kepada setiap
kelurahan di DKI Jakarta.
• Pemberian penghargaan Kelurahan terhijau se DKI Jakarta.
24 Desember 2007
• Pembukaan Acara “Konser Hijau” yang dibawakan oleh Kepala Dinas
Penghijauan DKI Jakarta.
• Konser musik yang di isi oleh sejumlah artis dan musisi, yaitu :
o Iwan Fals
o Slank
o Gigi
o Padi
• Penutupan Acara
Free Proposal Portal at http://chandil.wordpress.com
8. STRUKTUR PANITA KEGIATAN ___________
Pelindung :
Penasihat :
Penyelanggara : [Nama_Perusahaan_Anda]
[Alamat_Perusahaan_Anda]
[Telp&Fax_Perusahaan_Anda]
Ketua Penyelenggara :
Wakil Ketua :
Sekertaris :
Seksi Dana :
Operasional :
Keamanan :
Sponsorship :
9. ANGGARAN KEGIATAN __________________
1.Spot Radio :
2.Talk Show Radio :
3. Iklan (RCTI, SCTV, GlobalTV dan ANTV :
4.Baliho :
5.Iklan Media Cetak :
6.Leaflet :
7. Mobil Promo Keliling :
8.Promo SMS :
9. Atribut “Jakarta Bebas Polusi” :
10.T-shirt panitia dan peserta :
11.dll :
TOTAL : Rp. ……………………..,-
Free Proposal Portal at http://chandil.wordpress.com
10. SASARAN KEGIATAN ACARA ___________
Tujuan atau sasaran dari kegiatan acara ini adalah semua warga DKI Jakarta
dari bebagai kalangan agar lebih perduli lagi akan penghijauan kota DKI
Jakarta dengan tujuan untuk mengurangi tingkat polusi yang ada.
11. SUMBER DANA KEGIATAN_______________
Sumber dana untuk melaksanakan kegiatan ini dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :
1. Dana Pemerintah Daerah (20%)
2. Dana Donatur (20%)
3. Dana Sponsorship (60%)
12. SPONSORSHIP KEGIATAN ACARA _______
Panitia penyelenggara “Jakarta Bebas Polusi” mengundang partisipasi
perusahaan bapak / ibu dalam program sponsorship sebagai berikut :
SPONSOR UTAMA GOLD
Biaya sponsorship sebesar 40% dari total biaya yang dibutuhkan
Keuntungan :
- Nama dan Logo Perusahaan ditampilkan pada Spanduk START dan
FINISH.
- Logo perusahaan ditampilkan pada Back Drop panggung konser Hijau
- Logo Perusahaan ditampilkan pada banner / umbul-umbul di jalan
Sudirman sebanyak 100 buah.
- Logo Perusahaan ditampilkan pada setiap iklan di Media Cetak dan
Madia TV.
Free Proposal Portal at http://chandil.wordpress.com
- Logo Perusahaan ditampilkan pada setiap stiker promosi yang
dibagikan.
- 10 (sepuluh) undangan VIP Konser Hijau.
SPONSOR UTAMA SILVER
Biaya sponsorship sebesar 10% dari total biaya yang dibutuhkan
Keuntungan :
- Logo perusahaan ditampilkan pada Back Drop panggung Konser Hijau
- Logo Perusahaan ditampilkan pada banner / umbul-umbul di jalan
Sudirman sebanyak 100 buah.
- 5 (lima) undangan VIP Konser Hijau.
CO SPONSOR A
Biaya sponsorship sebesar 5% dari total biaya yang dibutuhkan
Keuntungan :
- Logo perusahaan ditampilkan pada Back Drop panggung Konser Hijau
- 2 (dua) undangan VIP Konser Hijau.
CO SPONSOR B
Biaya sponsorship sebesar 5% dari total biaya yang dibutuhkan
Keuntungan :
- Logo perusahaan ditampilkan pada Back Drop panggung Konser Hijau
- 2 (dua) undangan VIP Konser Hijau.
Free Proposal Portal at http://chandil.wordpress.com
13. PENUTUP________________________________
Akhir kata kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya terhadap
kesempatan yang telah diberikan oleh [Nama Client] kepada kami untuk
dapat turut serta memberikan konsep dan ide acara dalam proposal ini.
Besar harapan kami dapat bekerjasama dengan [Nama Client] dalam
penyelenggaraan acara tersebut. Atas perhatiannya kami ucapkan tarima
kasih.